Dear mom,
HEY MOM !
Mungkin surat ini akan membosankan buatmu karena akan banyak kata maaf yang muncul dari ujung pena ku….
Rasanya aku ingin kembali ke masa 15 tahun yang lalu. Saat umurku baru menginjak angka 5. Dimana saat mentari belum juga menghangat kau sudah terbangun dari tidurmu yang nyenyak untuk menyiapkan bekalku di sekolah. Aku juga ingin kembali merasakan pelukan tubuhmu yang hangat saat tubuh kecilku menggigil di tengah dinginnya malam.
Tapi waktu benar-benar harus berjalan. Atau lebih tepatnya berlari karena tanpa ku sadari banyak yang berubah dariku. Sadarkah kau akan hal itu, mom?? Tapi bukan itu yang kutakutkan. Ketakutan terbesarku saat waktu terus berputar adalah jika tubuhmu akan semakin renta dan tidak sanggup menampung deritamu.
Ternyata kedewasaan membuat jarak diantara kita. Kesibukanmu sebagai ibu dan wanita karir dan aku sebagai mahasiswa tingkat akhir menyebabkan komunikasi kita sedikit terhambat. Mungkin ini salahku yang tidak cukup bisa meluangkan waktuku untuk mengobrol di malam hari hanya untuk sekedar memberitahumu bahwa aku mulai jatuh cinta. Dan maafkan aku yang akan bersemangat berbicara denganmu hanya jika ingin meminta uang jajan ekstra.
Aku sangat bersyukur pada Allah SWT yang telah menitipkan ku di janin seorang SUPERWOMAN. Yah…itulah julukanku bagimu. Aku berani bertaruh kau pasti suka itu kan, mom?
Mom, aku mau minta maaf karena……
* beberapa pertengkaran kita yang diakibatkan oleh masalah sepele
* belum bisa memberimu apa pun yang membuatmu bangga
* sering menyusahkanmu dan membuatmu semakin lelah menjadi seorang ibu
* tidak menjadikanmu “ kotak curhat “ ku karena aku memang tertutup
* aku tidak pernah mengatakan “ i love you “
* sering membuatmu khawatir ( iya gak sih ? )
* aku sering berbeda pendapat denganmu
* kadang aku bersikap sok dewasa dengan egoku
*dan maaf jika aku tidak cukup baik untuk menjadi anakmu
( pokoknya, SORRY MOM ! )
Ketika tiba saatnya nanti, aku juga ingin sepertimu. Aku ingin menjadi malaikat bagi anak-anakku kelak seperti yang kau lakukan selama ini. Atau mungkin kau ini benar-benar titisan seorang malaikat? Entahlah Tapi jika pun tidak, kau tetap yang terbaik untukku.
Banyak alasan untuk mencintaimu, mom! Karena kau menderita bukan karena sakitmu tapi sakit anak-anakmu. Karena kau tidak akan bersedih hanya karena tidak punya apa-apa tapi kau akan sedih jika tidak bisa memberikan apa-apa untuk anak-anakmu
LOVE IS YOU and THANKS FOR U’R LOVE
Your 2nd daughter
XOXO
Mungkin surat ini akan membosankan buatmu karena akan banyak kata maaf yang muncul dari ujung pena ku….
Rasanya aku ingin kembali ke masa 15 tahun yang lalu. Saat umurku baru menginjak angka 5. Dimana saat mentari belum juga menghangat kau sudah terbangun dari tidurmu yang nyenyak untuk menyiapkan bekalku di sekolah. Aku juga ingin kembali merasakan pelukan tubuhmu yang hangat saat tubuh kecilku menggigil di tengah dinginnya malam.
Tapi waktu benar-benar harus berjalan. Atau lebih tepatnya berlari karena tanpa ku sadari banyak yang berubah dariku. Sadarkah kau akan hal itu, mom?? Tapi bukan itu yang kutakutkan. Ketakutan terbesarku saat waktu terus berputar adalah jika tubuhmu akan semakin renta dan tidak sanggup menampung deritamu.
Ternyata kedewasaan membuat jarak diantara kita. Kesibukanmu sebagai ibu dan wanita karir dan aku sebagai mahasiswa tingkat akhir menyebabkan komunikasi kita sedikit terhambat. Mungkin ini salahku yang tidak cukup bisa meluangkan waktuku untuk mengobrol di malam hari hanya untuk sekedar memberitahumu bahwa aku mulai jatuh cinta. Dan maafkan aku yang akan bersemangat berbicara denganmu hanya jika ingin meminta uang jajan ekstra.
Aku sangat bersyukur pada Allah SWT yang telah menitipkan ku di janin seorang SUPERWOMAN. Yah…itulah julukanku bagimu. Aku berani bertaruh kau pasti suka itu kan, mom?
Mom, aku mau minta maaf karena……
* beberapa pertengkaran kita yang diakibatkan oleh masalah sepele
* belum bisa memberimu apa pun yang membuatmu bangga
* sering menyusahkanmu dan membuatmu semakin lelah menjadi seorang ibu
* tidak menjadikanmu “ kotak curhat “ ku karena aku memang tertutup
* aku tidak pernah mengatakan “ i love you “
* sering membuatmu khawatir ( iya gak sih ? )
* aku sering berbeda pendapat denganmu
* kadang aku bersikap sok dewasa dengan egoku
*dan maaf jika aku tidak cukup baik untuk menjadi anakmu
( pokoknya, SORRY MOM ! )
Ketika tiba saatnya nanti, aku juga ingin sepertimu. Aku ingin menjadi malaikat bagi anak-anakku kelak seperti yang kau lakukan selama ini. Atau mungkin kau ini benar-benar titisan seorang malaikat? Entahlah Tapi jika pun tidak, kau tetap yang terbaik untukku.
Banyak alasan untuk mencintaimu, mom! Karena kau menderita bukan karena sakitmu tapi sakit anak-anakmu. Karena kau tidak akan bersedih hanya karena tidak punya apa-apa tapi kau akan sedih jika tidak bisa memberikan apa-apa untuk anak-anakmu
LOVE IS YOU and THANKS FOR U’R LOVE
Your 2nd daughter
XOXO

2 komentar:
ini sy mmg lg sensitif atau gmn. sy nangis baca tulisan ini.. keep writing dear!!!!
padahal ini tulisan saya buat sekitar 3 atau 2 tahun yang lalu lho boen. sebelumnya saya sudah posting di notes FB dan blog ku yang lama.
Thanks baby !
Posting Komentar