RSS

Pages

Kamis, 16 Juni 2011

Talk about friend, is that you ?

I can't deny, friend is one part of my life. Saya mengibaratkannya seperti jantung manusia yang memiliki empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan dan bilik kiri. Kalo saya menempatkan diri sendiri di serambi kanan, keluarga di serambi kiri, dia-yang-belum-diketahui-namanya ( you know what i mean ) di bilik kanan, maka saya tidak akan segan-segan menempatkan teman di bilik kiri. Begitu pentingnya mereka dalam hidup saya, maka kuputuskan untuk menghabiskan sisa waktuku untuk menjadi pribadi yang mereka cintai.

Bagi saya, teman adalah orang yang tertawa bersama kita dan bukannya menertawakan kita. Faktanya adalah saya menemui kedua jenis teman seperti itu dalam kehidupan sosial saya. Actually, it's doesn't matter as long as you know how to apologize. Bukankah idealnya hidup, harus ada hitam putihnya ?! Kasus yang sama kita bisa temui dalam hubungan pertemanan. Ada teman yang sifatnya menguatkan dan ada yang sifatkan melemahkan. Makanya saya gak setuju kalo ada yang bilang kita gak boleh pilih-pilih teman. Ya jelas boleh lah ! Lingkungan itu memiliki potensi yang besar dalam pembentukan pribadi seseorang. Dan saya gak mau tumbuh menjadi orang dengan moral yang minus.

Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman selama 21 tahun menjalani kehidupan sosial, saya pun sadar bahwa teman itu ada tingkatan-tingkatannya.
Grade 1 : Berteman karena dikenalin atau gak sengaja kenalan
Grade 2 : Berteman karena persamaan identitas, misalnya sekelas, seangkatan, se-etnis, dll
Grade 3 : Teman yang nyambung kalo diajak ngobrol dan ujung-ujungnya bisa ngasih utang ( Kekkekek... )
Grade 4 : Teman yang bersedia mendengar curhatan kita
Grade 5 : Teman yang mau berbagi cerita, menjadi pemecah kebuntuan dan bisa membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.

Untungnya, saya selalu punya seseorang yang bisa diandalkan ketika masuk ke dalam lingkungan baru. Mulai dari TK sampe kuliah, saya selalu mendapatkan setidaknya satu orang yang membuat saya menjadi diri sendiri. 

Ini teman-teman SD ku. Dari dulu sampe sekarang masih keep contact sama mereka.

Tapi paling nyambung dan biasa jalan sama dua pemburu dollar ini :
Asri, Nani and me


Ini foto pas reunian SMP di Ballroom Mall Panakukkang
Sebenarnya, saya gak akrab sama teman-teman SMPku.

Tapi, ada satu orang yang sama sintingnya kayak saya. Namanya Berthin.
Kira-kira wajahnya seperti ini :



Ini foto bareng teman-teman SMA, kelas III IPA 3
Paling heboh kalo bareng dua bocah tengik yang paling ujung atas sebelah kanan.
Namanya Rizdam dan Faiz Hilton ( Kkekeke )

Terakhir ketemu pas adegan memeras Fitra di Pizza Hut Mall Panakukkang
Faiz, me, Dede, Rizdam, Amnah, and Dachan.
Pasca ketemu mereka, perut jadi mules karena gak berhenti ketawa.

Ini foto di Fort Rotterdam



Teman-teman sekelas pas kursus di JILC plus PA-nya
Rio, Echa, Zendry, me, Rachel, Sita, Moochy, Kak Afdhal ( PA ) and Rima


Dan ini dia pamungkasnya, EXIST !!!
Personil masih lengkap waktu maba

Bazaar study tour di KFC MaRi

Setelah kelas Sistem Ekonomi Indonesia

Sebenarnya, sulit bagi saya untuk memilih siapa teman yang paling dekat diantara mereka. Meskipun saya tidak dekat dengan masing-masing diantara mereka, tapi kami sudah seperti saudara. Tapi saya cukup dekat sama yang satu ini. Mungkin karena kita sama-sama nge-fans sama The Three Lions, nge-fans sama Super Junior dan sama-sama jomblo. Kekkekekek....

The one and only, Indah "Alex" Gerrard !
I hope she feel the same way too... ^.^

Saya juga tahu diri. Saya belum menjadi teman yang baik bagi orang-orang disekitar saya. Toh kita kan gak bisa sempurna untuk semua orang. Makanya, saya bersyukur pada Allah yang telah menempatkan saya ditengah-tengah orang bisa memberikan kesempurnaan bagi saya. Karena mereka memberi tawa, tangis, motivasi dan inspirasi dalam hidup saya. Gracias por todos. Saranghae, chingu-ya !!!



  

Selasa, 14 Juni 2011

The "It" Girl, Alexa Chung

She is the girl that made me fall in love with fashion. Yes ! She's Alexa Chung. Buat yang suka sama fashion, pasti sudah gak asing lagi dengan gadis blasteran Inggris-China ini. Soalnya dia udah sering nangkring di majalah fashion ternama sekaliber Elle, Vogue, Bazaar, dll. Dia juga selalu menjadi bagian dari A-List di setiap gelaran fashion week. Cewek kelahiran 5 November 1983 ini memang multi-talented. Soalnya bukan hanya berbakat di bidang fashion dan modelling aja, dia juga jago bercuap-cuap. Kita bisa lihat kemampuannya sebagai host MTV di acara It's On with Alexa Chung. 
Lagy Gaga as guest star

Serunya lagi, melalui talk show ini kita bisa sekalian contek gaya berbusananya yang so eye catchy. Sayangnya, acara ini udah berakhir penayangannya sejak pada tanggal 17 Desember dinyatakan sebagai last episode.
Denim by Topshop, Shoes by Chanel

Wears GAP

In a sweet grey puff-sleeved by Lover

Kekasih dari Alex Turner, frontman Arctic Monkeys, ini juga telah berhasil memikat sejumlah brand ternama untuk menjadikannya sebagai brand ambassador. Beberapa diantaranya adalah...

Mulberry

Madewell

Pepe Jeans

Kemampuan berbusana Alexa juga tidak perlu dipertanyakan lagi. Bahkan pada tahun 2009, berdasarkan voting, Vogue.com menobatkan Alexa Chung sebagai the most stylish woman in the world. Hebatnya adalah karena Alexa berhasil menyingkirkan fashionista-fashionista dunia, seperi Audrey Toutou, Kate Moss dan Michelle Obama. Berkat kemampuannya yang sudah diakui oleh para pekerja di bidang fashion, perempuan humoris ini pun dipercaya sebagai contributing editor di British Vogue.  

Why I love Alexa Chung ? Because Alexa know exactly what she wants. Dan itulah yang perempuan butuhkan agar selalu tampil cantik. Apalagi kalau kita perhatikan pilihan busananya Alexa tuh tergolong simple dan nyaman untuk dipakai. Trust me, you can’t look beautiful if you feel uncomfortable with what you wear. Alasan lainnya adalah Alexa memiliki sisi boyish dan girly yang seimbang sehingga gak ada yang dominan dalam jiwa fashionnya. Hebatnya, apa pun yang ia kenakan akan selalu terlihat stylish dan membawa kesan fresh bagi dirinya. Coba deh perhatiin foto dibawah ini. Alexa yang berumur 27 tahun terlihat jauh lebih muda dibandingkan Heyden Panettiere yang baru akan berumur 22 tahun. 

Mungkin karena eksistensinya yang semakin melejit inilah yang membuat New York Times menyebutnya sebagai “ The Kate Moss of The New Generation “. Ini pasti merupakan penghargaan yang besar bagi Alexa karena telah disejajarkan dengan super model yang wajahnya paling sering tampil di cover Vogue.
Berikut ini adalah majalah-majalah fashion dunia yang menggunakan Alexa Chung sebagai covernya.
Vogue UK, June 2011

Elle UK, November 2010

L'Officiel Paris, August 2010

Harper's Bazaar, May 2009

Stella, June 2008

Oh My God, how i adore this girl !